BISSMILLAHIROHMANIROHIM
Diriwayatkan dalam sebuah kisah :
pada suatu hari,imam ibnu malik pengarang alfiah terdiam dan merasa tidak mampu untuk melanjutkan kitab karangan nya itu.. kemudian beliau beristirahat dan tertidur,didalam mimpinya beliau melihat seorang lelaki..
kemudian lelaki itu berkata kepada imam ibnu malik : "saya mendengar bahwasanya engkau membuat seribu bait nadzom di dalam fan ilmu nahwu.
- imam ibnu malik berkata : "ya betul. "
- lelaki itu pun keembali bertanya : sampai manakah engkau menyambungkan bait nadzoman mu..?
- imam ibnu malik pun menjwawab : "sampai pada lafadz "????? ????? ??? ???? " dengan 1000 bait..
- kemudian lelaki itu pun kembali bertanya : "apa yang mencegahmu untuk menyempurnakan bait ini..?"
- imam ibnu malik menjawab : saya tidak mampu menyelesaikan nya sejak berhari-hari.
- lelaki itu bertanya : apakah engkau ingin menyelesaikan nya ?
- imam ibnu malik pun menjawab : "ya,tentu"
- maka lelaki itu pun berkata kepada ibnu malik : " seseorang yg masih hidup akan melebihi seribu bait orang yg sudah mati"
- ibnu malik merasa heran dan bertanya : mungkinkan engkau adalah ibnu mu'thi...? (guru besar imam ibnu malik)
- kemudian lelaki itu pun menjawab : iya..betul..saya adalah ibnu mu'thi.
maka ibnu malikpun merasa malu kepada guru besarnya yaitu ibnu mu'thi.dan tatkala imam ibnu malik terbangun beliupun menetapkan syatir lanjutan bait nya dan berkata :
??? ???? ???? ?????? ?????? ????? ??????
bisa kita ambil kesimpulan bahwa walaupun kita seorang murid bisa menjadi lebih gemilang dari pada guru kita,namun janganlah sampai membuat kita melupakan orang yg membimbing,mengasuh,menerangi,menjaga dan menuntun tanpa mengharapkan kita mengingat jasa-jasa beliau semua... karena seandainya bukan tanpa washilah mereka belum tentu kita bisa membaca,menulis,menghitung,memahami,dan mengerti seperti saat ini....
pahami,resapi dan nikmati...
kisah ini saya coba terjemahkan dari kitab "hasyiah ibnu hamdun juz 1, hlmn : 23, cetakan daarul fikr, tahun terbitan : 2005 M /1426 H"
saya sangat menganjurkan agan-agan mau membuka langsung kitab nya bukan hanya berasal dari terjemahan...karena penterjemah mungkin ada salah nya...
semoga apa yg saya tulis bisa memberi manfaat untuk diri pribadi dan pembaca sekalian.... jika terdapat kesalahan dalam segi penerjemahan saya memohon maaf atas kebodohan yg menjelma dan kelalain yg beranatomi dalam tulisan saya ini..akhir kata rifky aziz undur diri... asalamualaikum wr. wb
"ANTI RIWEUH CINTA DAMAI"

0 Response to "sekapur sirih kisah hikmah "Alfiah""
Post a Comment